mengarungi (laut, danau, sungai) dengan kapal (perahu dan sebagainya)
bentuk aktif dari berlayar; menjalankan (kapal, perahu, dan sebagainya); mengangkut dengan kapal (perahu dan sebagainya); membiarkan hanyut atau melantur (tentang pikiran); melamun
menolak; mengabaikan
ragam bentuk dari melayas
menjenguk (melawat) keluarga orang yang meninggal dengan tujuan menghibur dan menyabarkan hatinya
suku bangsa yang berasal-usul dari wilayah timur pulau Sumatra (kini Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau); bahasa yang dituturkan oleh suku Melayu; salah satu istilah kuno yang digunakan untuk merujuk pulau Sumatra (bʰumi Malayū di prasasti Padang Roco, arti: 'tanah Melayu'); endonim tanah adat masyarakat Melayu di timur pulau Sumatra hingga ke Kepulauan Riau
meliuk (melayah) ke kiri kanan (tentang pohon)
memanaskan di atas (dekat) api (supaya kering, layu, hangat, dan sebagainya); memanggang; membakar (dengan sinar matahari)
melentur; melendut (tentang dahan pohon yang lebat buahnya)
membuat supaya lazim; membiasakan
menjadi (bertambah) lebar; (dalam sepak bola) menyamping; ke sebelah kanan atau kiri
menjadikan lebar; meluaskan
menyebat; memukulkan (rotan, cambuk, dan sebagainya)
menjadi (bertambah) lebat
berbuat sesuatu (berkata dan sebagainya) lebih daripada keadaan yang sebenarnya atau lebih tinggi daripada orang lain
menambah-nambah terlampau banyak (sangat): ia selalu melebih-lebihi berita yang didengarnya
perbuatan melebih (melebihkan) yang dilakukan berulang-ulang; menambah-nambahkan banyak hingga lebih dari keadaan yang sebenarnya
mengatasi; lebih (besar, banyak, dan sebagainya); menambah supaya menjadi lebih
bentuk aktif dari berlebih; menjadikan lebih (besar, banyak, penting, dan sebagainya); menganggap lebih (besar, banyak, penting, dan sebagainya)
membuka jalan untuk sesuatu
menggemburkan (tentang tanah)
menipu (seperti menjual barang palsu)
menjadikan lebur (luluh); menjadi cair (tentang logam); membubarkan diri kemudian bergabung dengan yang lain (tentang perkumpulan)
menjadikan lebur (luluh); meluluhkan; mencairkan (tentang logam); membinasakan; menghancurkan sama sekali
menyatukan (menggabungkan) diri dengan yang lain; memasukkan diri ke dalam; masuk ke
memuji-muji supaya disukai; menjilat pantat; menghinakan; memandang rendah (tidak berharga); mengabaikan
memandang rendah (tidak berharga); menghinakan; mengabaikan
melumatkan dan melembekkan (nasi, pisang, dan sebagainya)
terlepas (terloncat dan sebagainya) ke luar dengan cepat (seperti biji sawo dipijit); lesit
menipu; memperdayakan
Kamus Bahasa Indonesia berisi daftar kata bahasa Indonesia lengkap dengan kelas kata, arti, dan contoh pemakaiannya.
Total 67.550 kata. Sumber data: Wiktionary bahasa Indonesia (CC BY-SA).