(kasar) mulut yang menjorok ke depan (seperti mulut anjing); moncong; jungur
mendapat malu (karena kalah dan sebagainya.); malu; kemalu-maluan
lelucon: "April mop
jenis rubah yang hidup dalam lubang
pensil untuk menulis huruf Tionghoa
(ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya.; akhlak; budi pekerti; susila; kondisi mental yang membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dan sebagainya.; isi hati atau keadaan perasaan sebagaimana terungkap dalam perbuatan; ajaran kesusilaan yang dapat ditarik dari suatu cerita
orang yang terlalu mementingkan moral; orang yang mengajarkan atau mempelajari moral sebagai cabang filsafat; orang yang menaruh perhatian terhadap pengaturan moral orang lain
uraian, pandangan, atau ajaran perbuatan dan kelakuan yang baik
filsafat yang menitikberatkan pada moral dan menganggap nilai kesusilaan sebagai nilai yang paling luhur sehingga kewajiban manusia terutama adalah menyelenggarakan nilai kesusilaan itu, sedangkan ilmu pengetahuan dan sebagainya. menjadi tidak penting
berkaitan dengan moral
sopan santun, segala sesuatu yang berhubungan dengan etiket atau adat sopan santun
penangguhan pembayaran utang didasarkan pada undang-undang agar dapat mencegah krisis keuangan yang semakin hebat; penundaan; penangguhan aktivitas yang sedang berlangsung; penghentian untuk waktu tertentu
(peternakan) tingkat yang sakit dan yang sehat dalam suatu populasi
campak
pengikat zat warna agar tidak melarut dalam air atau kelembapan
adat istiadat yang mengandung arti hukum susila; adat; sopan santun
fonem atau untaian fonem yang berasosiasi dengan suatu makna; anggota morfem yang tidak dikaitkan dengan distribusinya (seperti i pada kata kenai)
alomorf yang tidak ada ujudnya
satuan bentuk bahasa terkecil yang mempunyai makna secara relatif stabil dan tidak dapat dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil
morfem yang secara potensial dapat berdiri sendiri dalam suatu bangun kalimat, misal saya, duduk, kursi
morfem yang dapat diperluas dengan dibubuhi afiks, misal juang dalam berjuang
morfem dasar yang hanya dapat menjadi kata bila bergabung dengan afiks atau dengan morfem lain, misal juang, temu
morfem yang jumlahnya terbatas dan berfungsi sebagai penghubung di antara morfem leksikal
morfem yang jumlahnya tidak terbatas dan sangat produktif (mencakupi kata penuh dan afiks derivatif)
unsur yang diletakkan antara dua morfem lain
morfem yang terjadi dari fonem segmental
morfem yang terjadi dari fonem suprasegmental
morfem yang realisasinya dalam bentuk morfem diantari oleh unsur lain, seperti ke morfem an dalam keadaan
morfem yang tidak mempunyai potensi untuk berdiri sendiri dan yang selalu terikat dengan morfem lain untuk membentuk ujaran, misal ber-, meng-, -kan
morfem yang hanya mampu berkombinasi dengan satu satuan tertentu (misal morfem gulita, petas, dan siur pada kombinasi gelap gulita, beras petas, dan simpang siur)
Kamus Bahasa Indonesia berisi daftar kata bahasa Indonesia lengkap dengan kelas kata, arti, dan contoh pemakaiannya.
Total 67.550 kata. Sumber data: Wiktionary bahasa Indonesia (CC BY-SA).